di bawah cahaya malam
angin berbisik membawa namamu
rindu jatuh perlahan
seperti dedaunan yang pasrah pada tanah
mataku mencari jejak langkahmu
hatiku menadah bayanganmu
setiap helai yang gugur
adalah kabar yang tak sempat
kusampaikan
aku menunggu
pada sunyi yang merimbun
agar engkau tahu
rinduku tak pernah layu
Bireuen, 24 Agustus 2025 Mukhlis Aminullah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar