Selasa, 09 Januari 2018

TEUNGKU RAYEUK

menulis tentang teungku rayeuk
ingatanku melayang
seorang bocah bermata sipit yang selalu kalah
dengan matahari
kulitnya putih dan berambut pirang
juara kelas, kata ibu guru Fatimah
pada saat bertemu lagi dengannya
setelah tiga puluh lima tahun berselang


tentang teungku rayeuk!
orang-orang tua di kampung mengenang
itu nama julukan bukan nama pemberian orangtua
saat memotong dua ekor kambing jantan
kemudian, setelah empat puluh lima tahun
nama itu pelan-pelan menghilang
tidak modern, dan ditelan zaman

tentang teungku rayeuk!
itu nama legenda! tak tergantikan

Bireuen, 9 Januari 2017 mukhlis aminullah

LAKSANA MENULIS DI PASIR

seperti menulis di pasir
sebentar kemudian disapu buih
tiada tersisa semua pahala
bila terus memupuk dosa
di mesjid kita sangat khusyuk berzikir
untuk tetangga fakir kita kikir
pada dini hari kita sholat malam
besok lusa ke klub malam
di depan umum kita simpatik
sejatinya itu pembohongan publik
oh, dunia ternyata tipu menipu
semua orang tanpa rasa malu


seperti mengundang buih saat
kita selesai menulisi pasir
betapa bodohnya, kita!

Laut Kuala Raja, 8 Januari 2017 Mukhlis aminullah

Jumat, 05 Januari 2018

DOA UNTUK KESEMBUHAN LK ARA

menerima kabar tentang sakitmu
mataku kehilangan warna
laksana membaca puisi dalam gelap
aku tidak melihat lagi dimana titik koma
sebentar, gemetar
risau, hatiku galau
aku takut kehilangan sejumlah buku
yang belum tertulis
dan masih ada dalam fikiranmu


aku khawatir kehilanganmu
kehilangan lengkingan
kehilangan teriakan
kehilangan semangat seniman
aku khawatir
akhirnya, doalah yang paling utama
untuk kesembuhan
(Allahumma robbannas adzhibilba’ sa isyfi antasysyafi la syifauka syifa’ an la yughodiru saqoma)

Bireuen, 5 Januari 2018 mukhlis aminullah
untuk LK Ara

Rabu, 27 Desember 2017

KUBURAN MASSAL

setiap aku mendatangi pusara-pusara ini 
tak terbendung air mata 
di sinilah para syuhada tsunami 
melanjutkan perjalanan ke surga
Banda Aceh, 26 Desember 2017 mukhlis aminullah

POLEM


ombak menggulungnya
memelintir
menghempas
remuk tulang belulang
kemudian mati
disanalah, di lahan tanpa pusara
kau jemput kenikmatan Surga
bersama para syuhada


kami akan terus mengenangmu, Polem
setiap tanggal dua puluh enam
pada akhir tahun

Banda Aceh, 26 Desember 2017
mukhlis aminullah
(Mengenang saudaraku, Polem)

Jumat, 14 Juli 2017

MENGHINDARI SIKAP NEGATIF

Potensi diri yang dimiliki setiap orang tidak dengan mudah dapat dimunculkan. Harus ada dorongan dan motivasi dari dalam diri sendiri, maupun dari sekeliling kita. Namun beberapa penghalang kerap muncul membuat kita menjadi pribadi yang lambat bergerak menuju kesuksesan.
1. Musuh dari dalam diri

a. ”Ah…aku lagi malas mengerjakan itu”.
Salah satu hal yang paling mudah menjadi penghalang bagi seseorang untuk maju adalah perasaan malas. Sedang tidak ingin. Perasaan malas itu kemudian menggiring kita melakukan hal-hal yang tidak produktif seperti bergosip, bermain game atau malah tidur-tiduran. Akibatnya? Pekerjaan menumpuk, prestasi kerja tidak dapat dinilai atasan, dan rekan-rekan sekerja perlahan-lahan akan menjauh karena menganggap tidak memiliki keuntungan atau nilai lebih ketika bergaul dengan kita.
b. ”Nanti saja lah…Masih lama kok..”
Menunda pekerjaan juga salah satu hal yang menghalangi seseorang untuk meraih kesuksesan. Tenggat waktu yang diberikan tidak dimanfaatkan secara maksimal. Jika kita menyelesaikan pekerjaan dengan segera, maka waktu yang tersisa dapat kita manfaatkan untuk menyelesaikan pekerjaan lain. Atau memikirkan ide-ide baru yang mungkin dibutuhkan bagi perusahaan. Disamping itu, pekerjaan yang ditunda-tunda akan bertumpuk pada akhirnya. Untuk menyelesaikannya, kita harus mengeluarkan energi yang lebih besar dan hasil yang tidak maksimal. Karena semua diselesaikan dalam satu waktu yang sama.
c. ”Wah, pekerjaanku terhambat karena unit lain tidak support”
Seringkali dalam bekerja kita dihadapkan pada ketidakmampuan unit lain dalam mendukung (support) pekerjaan kita.Ungkapan diatas lebih menunjukkan bahwa kita mudah menyalahkan orang lain. Jangan lupa, menyalahkan orang lain sebenarnya justru membuat kita nampak tidak mampu. Unit lain juga memiliki tugas dan tanggungjawab yang sama besar dengan unit Anda. Mereka tidak bertanggungjawab kepada Anda atau unit Anda. 
Oleh karena itu sebagai kandidat karyawan nomor 1, Anda tidak seharusnya menyerah. Pekerjaan sesulit apapun harus dapat diselesaikan dengan baik dan memberikan hasil yang maksimal.
d. Cepat Puas
Rasanya puas sekali ketika hasil kerja kita diterima. Apalagi jika tanpa koreksi berkali-kali yang sering membuat kesal. Tapi perasaan cepat puas terhadap pencapaian akan berakibat buruk bagi upaya pengembangan diri. Orang yang cepat merasa puas tidak akan mencari tantangan baru. Padahal tantangan-tantangan itulah yang akan membuat diri kita terpacu untuk menjadi lebih maju dan makin berprestasi.

2. Lingkungan kerja yang buruk
a. Atasan yang kurang mendukung
Semangat dan motivasi diri cukup tinggi. Namun ternyata dukungan dari atasan sangat minim. Bahkan kadang-kadang peran atasan yang sudah seharusnya memberikan pengarahan, ternyata tidak ada sama sekali. Kita dibiarkan mengerjakan pekerjaan tanpa diberi dukungan moril yang sewajarnya.
Kondisi demikian biasanya akan membuat kita menjadi demotivasi karena dibiarkan mengerjakan segala sesuatunya sendiri.
b. Atasan = rival ?
Lebih parah lagi kondisinya jika seorang atasan menganggap kita sebagai saingan. Kemampuan kita dimanfaatkan untuk kepentingan pribadinya dalam mencari popularitas dikantor. Berbagai peluang kita untuk memperoleh promosi sudah tentu akan dihalangi dengan berbagai cara.
Situasi seperti ini akan memberikan dampak yang lebih buruk lagi. Kita sebagai bawahan merasa tidak berdaya sehingga akhirnya memilih untuk bersikap masa bodoh terhadap pekerjaan maupun suasana kerja.
c. Bekerja Tidak Bekerja Penghasilan Sama
Sistem, kondisi dan suasana kerja setiap perusahaan berbeda-beda. Sulit untuk mendapatkan kondisi yang kita inginkan. Idealnya setiap karyawan yang produktif, disiplin, inovatif dan baik perilakunya layak mendapatkan penghargaan tinggi dari perusahaan. Tetapi tidak sedikit yang terjadi di perusahaan justru sebaliknya.
Karyawan yang baik tersebut justru mendapatkan penghargaan dan pendapatan yang sama dengan karyawan yang tidak produktif, kurang disiplin dan buruk perilakunya di kantor. Kesalahan sistem seperti ini akan berdampak buruk selain kepada karyawan juga ke perusahaan. Karyawan dengan kinerja baik akan turun semangat kerjanya, sedangkan karyawan buruk akan mendapatkan ruang untuk meneruskan ”keburukannya”.
 d. Tidak ada Kerja Tim
Semua karyawan mengerjakan apa yang ditugaskan kepadanya. Dibenak setiap orang, hanya itulah pekerjaan mereka. Ketika ada rekan kerja yang kewalahan menyelesaikan pekerjaannya, semua menganggap bahwa itu adalah resiko yang harus dia tanggung sendiri. Akibatnya, pekerjaan secara keseluruhan menjadi tidak sesuai target. Sebab masing-masing mementingkan diri sendiri, tanpa menempatkan kepentingan perusahaan diatas kepentingan pribadi.

POSITIVE MINDSET

Untuk menjadi kandidat karyawan nomor satu, Anda harus mampu memanfaatkan energi positif yang ada dalam diri Anda maupun yang ada disekitar Anda. Mulailah dari diri sendiri seperti :
1. Berpikir Positif
Sebelum ada mulai membiasakan diri berpikir positif, Anda harus percaya pada hal-hal yang positif terlebih dahulu. Seperti :
• Bukan kata-kata manis yang membuat seseorang dihormati, tetapi karena perbuatan baik yang dia lakukan.
• Tangan diatas lebih baik daripada tangan dibawah. Artinya, memberi jauh lebih baik daripada sekedar menerima.
Kalau Anda sudah memiliki kepercayaan akan hal-hal positif seperti contoh diatas berarti Anda bisa mulai melangkah pada tahap selanjutnya yaitu berpikir hanya yang positif. Tentang diri Anda sendiri atau tentang orang lain. Menyikapi segala peristiwa yang terjadi disekitar Anda dengan pikiran positif akan membuat Anda lebih tenang dan tidak mudak panik. Jika Ada membiarkan pikiran negatif mendasari setiap pemikiran Anda maka Anda akan menjadi pribadi yang tidak menyenangkan.
Orang akan merasa tidak nyaman dengan Anda karena pendapat atau pandangan yang Anda berikan selalu negatif. Anda memandang dunia ini penuh dengan kesinisan. Padahal tidak semua hal buruk yang terjadi benar-benar memberi dampak buruk bagi Anda. Sedangkan kalau berpikir positif, banyak ide atau mimpi dapat Anda wujudkan. Orang yang berpikir positif adalah orang yang percaya pada pengharapan, pada impian dan juga cita-cita. Kalau Anda ingin menjadi yang terbaik, pikiran positif harus selalu menjadi bagian diri Anda.
2. Menghargai Orang Lain
Dalam pergaulan kantor kita berinteraksi dengan banyak orang. Meskipun menyenangkan bisa bergaul dengan berbagai karakter orang, tapi kadang kala kita menerima perlakuan yang buruk. Bisa hinaan, penolakan, atau hasutan. Tapi yang paling menyakitkan adalah ketika kita tidak dihargai oleh orang lain. Direndahkan oleh sesama manusia tentu sangat menyakitkan hati kita. Karena itu, sebelum kita mengharapkan orang lain menghargai kita maka kita harus dapat menghargai orang lain terlebih dahulu.
Menghargai orang lain harus melekat dalam perilaku kita sehari-hari. Kepada mereka yang lebih senior, kita wajib menghargai. Namun kepada yang mudapun kita harus menaruh penghargaan yang sama. Hargai juga ide orang lain. Tidak peduli sekecil atau seremeh apapun ide yang orang lain sampaikan kepada Anda. Menghargai orang lain akan membuat Anda berjiwa besar. Seorang calon pemimpin harus memiliki sifat dan perilaku yang demikian. Anda ingin menjadi karyawan nomor satu? Mulai sekarang Anda harus belajar menghargai orang, dimanapun dan kapanpun.
3. Kembangkan Diri Terus Menerus
Perubahan yang selalu terjadi mau tak mau membuat kita juga harus terus berkembang. Kemajuan teknologi misalnya, telah membuat dunia menjadi tanpa batas. Anda tentu tidak mau tertinggal bukan? Salah satu energi positif yang harus Anda pelihara adalah keinginan untuk selalu berkembang.
Tidak cepat puas terhadap apa yang telah diraih. Atau tenggelam dalam kenyamanan sehingga tidak berani menerima tantangan. Untuk menjadi pribadi yang unggul, Anda harus terus meningkatkan kemampuan diri. Pengembangan diri tidak melulu dari sektor formal seperti sekolah. Tapi juga melalui kegiatan membaca, diskusi ataupun berbagi pengetahuan dengan banyak orang.
4. Ciptakan Tempat Kerja yang Nyaman
Kondisi tempat kerja juga akan mempengaruhi energi positif yang Anda miliki. Bisa saja rekan-rekan kerja Anda menyenangkan, tetapi karena ruangan kerja Anda kurang nyaman maka Anda kurang memperoleh tambahan energi yang positif dalam bekerja. Ruang kerja yang bersih dan nyaman akan membantu kita menggali inspirasi dan ide-ide baru. Jangan sepelekan ruang kerja Anda. Jadikan semangat pagi Anda terjaga terus intensitasnya sepanjang hari dalam ruangan yang sama.

5. Saling Percaya
Kepercayaan yang Anda terima dari rekan-rekan kerja akan menjadi energi positif yang akan memompa semangat kerja Anda. Dapat Anda bayangkan jika suasana kerja tanpa ada rasa saling percaya? Setiap ide yang Anda utarakan akan jadi bahan bulan-bulanan. Mereka akan mempertanyakan : memangnya Anda bisa? Bandingkan jika semua rekan kerja Anda saling percaya. Semua pekerjaan yang ada akan dihadapi bersama.
Anda dan mereka akan saling mendukung. Tidak ada kecurigaan, tidak ada keraguan. Kondisi yang demikian tentu menjadi energi positif bagi Anda. Prestasi Anda bisa lebih maksimal. Jalan menuju posisi sebagai yang nomor satu semakin terbuka lebar.

 http://infopelatihanmanajemen.com

TERAPI BERPIKIR POSITIF

Tak akan ada yang dapat menghentikan orang yang bermental positif untuk mencapai tujuannya. Sebaliknya, tak ada sesuatu pun di dunia ini yang dapat membantu seseorang yang sudah bermental negatif ~ W.W. Ziege
Hidup yang anda jalani saat ini adalah pancaran pikiran, keputusan, dan pilihan anda. Jika anda rela menerima tantangan berarti anda telah merintis perubahan, kemajuan, dan perkembangan. Ada tiga kekuatan yang menjadi sumber keseimbangan dan berpikir positif dalam hidup. Jika salah satu tidak ada, maka anda akan mudah berpikir negatif. Tiga kekuatan ini terdiri dari: keputusan, pilihan, dan tanggung jawab. Ketiganya tidak bisa dipisahkan. Jika dipisahkan maka akan terjadi ketidakseimbangan yang mengundang frustrasi sehingga anda akan mencela, mengkritik, dan membanding-bandingkan.
Konsentrasi dan pikiran anda menjadi negatif dan akan melahirkan perasaan dan kenyataan hidup yang negatif. Pada dasarnya sebagian besar orang memilih pikiran, konsentrasi, dan perilakunya. Setiap keputusan yang diambil adalah hasil pilihannya. Persoalannya terletak pada keberanian bertanggungjawab. Bisa jadi seseorang menyadari dirinya sengsara, tapi tidak tahu bahwa kesengsaraannya merupakan hasil pikiran dan pilihannya sendiri hingga ia tidak merasa harus bertanggungjawab. Itu sebabnya ia akan mencela orang lain berdasarkan perasaannya, membanding-bandingkan dirinya dengan orang lain, dan menyalahkan nasibnya.
Pengetahuan adalah kekuatan. Pengetahuan anda tentang apa yang terjadi di dalam diri akan membantu anda untuk melakukan perubahan dan kemajuan di jalan yang benar. Anda tidak akan menjadi mangsa perasaan negatif yang mengganggu perasaan jiwa dan raga.

Teknik Berpikir Optimis
Pikiran positif akan membawa kita pada keberhasilan. Pikiran positif itu antara lain selalu berkata “saya bisa” dan “saya akan”. Kata-kata ini adalah refleksi dari pikiran positif yang tidak menyerah pada keadaan, apa pun keadaan yang anda lalui.
DR. Edward Banfield, sosiolog dari Harvard University menggambarkan satu faktor penting seseorang dalam meraih kesuksesan. Dia menemukan bahwa faktor utama yang menyebabkan seseorang sukses adalah sikap tertentu yang ada dalam pikiran orang tersebut.
Sikap itu adalah perspektif jangka panjang. Artinya, seseorang yang sukses dalam berencana dan bertindak selalu memiliki perspektif jangka panjang. Setiap keputusan yang dibuat selalu memperhatikan akibatnya bagi masa depan dalam jangka panjang. Tidak ada istilah bagi mereka yang berbunyi ‘bagaimana nanti saja’, mereka lebih berpikir “nanti bagaimana?”
Berpikir jauh ke depan bukan berarti mengkhawatirkan masa depan, tetapi lebih pada mempersiapkan masa depan. Segala keputusan, rencana, dan tindakan akan dipertimbangkan dampaknya di masa depan. Apakah keputusan anda saat ini akan membawa dampak positif bagi masa depan anda? Apakah rencana anda mendukung visi anda? Apakah tindakan anda akan mempengaruhi masa depan anda?
Satu-satunya cara untuk membentuk perspektif jangka panjang ini adalah dengan merumuskan visi anda saat ini. Jangan abaikan dengan langkah sukses ini. Jangan takut untuk gagal, lebih baik anda gagal meraih visi yang luar biasa daripada berhasil tidak meraih apapun.
Jika anda berpikir bahwa penampilan maupun kemampuan anda berada di bawah orang lain, maka sikap anda akan minder. Jika pikiran anda mengatakan bahwa anda memiliki potensi yang sama dengan orang lain, maka anda akan percaya diri. Ini adalah salah satu keajaiban pikiran yang akan membentuk karakter. Karakter akan terbentuk pada diri kita sesuai dengan apa yang kita pikirkan tentang diri kita.
Jika anda berpikir bahwa kegagalan itu memalukan dan kegagalan adalah akhir segalanya, maka anda akan merasa ketakutan saat melakukan sesuatu. Lain lagi jika berpikir bahwa gagal adalah suatu pembelajaran dan menganggap masih ada kesempatan lain, maka anda akan menjadi orang yang berani.
Sikap pesimis disebabkan oleh pikiran bahwa diri anda tidak memiliki kemampuan. Sikap pesimis juga karena anda merasa sudah ditakdirkan miskin dan keadaan di sekeliling anda tidak mendukung. Sebaliknya, sikap optimis muncul karena pikiran anda mengatakan bahwa segala sesuatu bisa dipelajari, siapa tahu besok lusa Tuhan akan memberi rezeki, dan bagaimana pun keadaannya masih ada yang bisa sukses, termasuk diri anda. Bagaimana anda berpikir akan menentukan apakah anda orang yang optimis atau pesimis.
Saat kita berdiri, kita melihat dunia ini tegak semua. Saat kita berbaring, kita melihat dunia ini miring semua. Saat kita berdiri dengan dua tangan dan kaki di atas, kita melihat dunia ini terbalik. Saat mata kita terpejam seakan dunia ini tidak ada. Saat kita pusing kita melihat dunia ini oleng. Dunia terlihat sesuai dengan kondisi kita, padahal tidak ada perubahan pada dunia tersebut.
Itulah gambaran dari sikap kita. Kita memandang sesuatu tergantung pada sikap yang kita miliki. Jika sikap kita positif, maka kita melihat segala sesuatu dengan positif. Sebaliknya, jika sikap kita negatif, maka kita melihat segala sesuatu dengan negatif. Sikap memang sangat berpengaruh terhadap kehidupan kita karena mempengaruhi cara pandang kita terhadap dunia.
Sikap adalah cara pandang atau berpikir kita terhadap sesuatu. Sikap juga menjadi penentu tindakan dan saringan terhadap tindakan-tindakan kita. Jadi, sikap sangat berpengaruh dalam kehidupan kita, termasuk sukses atau gagal.
Mungkin anda perlu merenungkan sikap yang dimiliki sekarang ini. Lihat korelasinya dengan kesuksesan anda saat ini. Perlukah anda memperbaiki sikap? Kejujuran anda terhadap sikap anda akan menentukan adanya perbaikan terhadap kehidupan anda. Sikap memang sulit untuk diubah, tetapi bukan tidak bisa.
Suatu saat mungkin anda merasa dunia ini bau terasi, kemana pun anda pergi bau terasi selalu tercium. Sebelum anda memutuskan bahwa dunia ini penuh dengan terasi, periksalah diri anda mungkin ada terasi pada kumis atau pakaian anda. Jika memang ada, bersihkan terasi tersebut dan dunia pun kembali segar.
Banyaknya tekanan hidup yang harus dialami seseorang membuat kebanyakan orang mengalami frustrasi. Beberapa orang menghadapi beban pekerjaan yang berat hingga mengalami stress pekerjaan. Bencana alam dan kematian orang dekat juga bisa membuat depresi dan frustrasi. Hanya sedikit orang yang sanggup menghindari tekanan hidup sehari-hari yang dapat membuat orang frustrasi dan berpandangan pesimistis. Namun, meski menghadapi kesukaran dan tekanan hidup, berpikir secara optimis sangatlah bermanfaat.
Optimisme merupakan sikap selalu mempunyai harapan baik dalam segala hal serta kecenderungan untuk mengharapkan hasil yang menyenangkan. Optimisme dapat juga diartikan berpikir positif. Jadi, optimisme lebih merupakan paradigma atau cara berpikir.
Sewaktu mengalami kegagalan atau tekanan hidup, bagaimana perasaan orang yang optimis? Seseorang yang berpikiran positif atau berpikir secara optimis tidak menganggap kegagalan itu bersifat permanen. Hal ini bukan berarti bahwa ia enggan menerima kenyataan. Sebaliknya, ia menerima dan memeriksa masalahnya. Lalu sejauh keadaan memungkinkan ia bertindak untuk mengubah atau memperbaiki situasi.
Bertolak belakang dengan optimisme, pandangan pesimistis akan menganggap kegagalan dari sisi yang buruk. Umumnya orang pesimis sering kali menyalahkan diri sendiri atas kesengsaraannya. Ia menganggap bahwa kemalangan bersifat permanen dan hal itu terjadi karena sudah nasib, kebodohan, ketidakmampuan, atau keburukannya. Akibatnya, ia pasrah dan tidak mau berupaya.
Berpikir positif juga menjadi kunci sukses untuk mengelola stress. Optimisme akan membuat seseorang menghadapi situasi tidak menyenangkan dengan cara positif dan produktif. Supaya anda bisa lebih optimistis dan memiliki pikiran serta sikap yang positif:
1. Periksalah diri anda.
2. Ikuti gaya hidup sehat.
3. Nikmatilah pekerjaan.
4. Carilah teman yang positif.
5. Hadapi dan terima.
6. Milikilah rasa humor.
7. Catatlah hal yang baik.
8. Aturan sederhana.

Teknik Sugesti
Pikiran bawah sadar tidak dapat membedakan imajinasi dan kenyataan. Ia tidak memiliki mekanisme untuk membedakan mana yang nyata dan tidak nyata. Jika anda sedang bermimpi dikejar-kejar oleh sesuatu, dalam mimpi anda benar-benar melarikan diri dan adrenalin anda mengalir begitu deras. Jantung anda berdenyut dengan sangat cepat. Tetapi apa yang anda ketahui setelah terbangun dari mimpi anda? Anda akan mengatakan, “Tidak ada apa-apa. Sebenarnya tidak ada sesuatu yang mengejar saya. Ini hanya mimpi.....”.
Inilah mekanisme pikiran sadar anda yang mengetahui bahwa anda sebenarnya sedang bermimpi. Tapi pikiran bawah sadar anda tidak mengetahui bahwa anda sedang bermimpi. Buktinya pikiran bawah sadar anda langsung memerintahkan denyut jantung untuk berdenyut kencang dan adrenalin anda untuk mengalir deras, karena yang pikiran bawah sadar anda rasakan adalah bahwa anda memang sedang dikejar-kejar.
Itulah sebenarnya hal yang paling penting yang bisa dimanfaatkan karena anda dapat mengelabuhi pikiran bawah sadar untuk melakukan hal apa pun yang bermanfaat bagi anda, terutama bila ada pekerjaan yang membosankan yang harus dilakukan. Anda bahkan bisa mengelabuhinya dengan berpikir bahwa pekerjaan itu adalah pekerjaan yang menarik untuk dikerjakan. Hal ini akan sangat bermanfaat jika misalnya anda harus melakukan pekerjaan yang tidak anda sukai sekalipun.
Bahasa yang diperlukan untuk mengelabuhi bawah sadar adalah sugesti. Sugesti ini dapat membangun bahkan merusak diri anda. Jadi, pastikan sugesti yang anda bentuk sudah melalui perhitungan yang matang ketika anda menciptakannya sejak awal. Sekali lagi, sugesti merupakan bahasa pikiran bawah sadar anda.
Karena sugesti adalah bahasa yang dapat dimengerti bawah sadar, maka ada aturan-aturan yang perlu diperhatikan sebelum memberikan sugesti ke dalam pikiran bawah sadar anda:
1. Positif.
2. Kalimat saat ini.
3. Pribadi.
4. Terus menerus.
5. Perasaan atau emosi.

Teknik Afirmasi
Sikap kita adalah cermin masa lampau kita, pembicara kita di masa sekarang dan merupakan peramal bagi masa depan kita. Kondisi masa lalu, sekarang, dan masa depan kita dapat tercermin dari bagaimana sikap kita sehari-hari. Sikap kita merupakan sahabat yang paling setia, namun juga bisa menjadi musuh yang paling berbahaya. Bagaimana sikap mental kita adalah sebuah pilihan: positif ataukah negatif.
Jika kita seorang yang berpikiran positif, kita pasti mampu menghasilkan sesuatu. Kita akan lebih banyak berkreasi daripada bereaksi. Jelasnya, kita lebih berkonsentrasi untuk berjuang mencapai tujuan-tujuan yang positif daripada terus saja memikirkan hal-hal negatif yang mungkin saja terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari. Kehidupan dan kebahagiaan seseorang tidak bisa diukur dengan ukuran gelar kesarjanaan, kedudukan, maupun latar belakang keluarga. Yang dilihat adalah bagaimana cara berpikir orang itu.
Memang kesuksesan kita lebih banyak dipengaruhi oleh cara kita berpikir. Tempat dan keadaan tidak menjamin kebahagiaan. Kita sendirilah yang harus memutuskan apakah kita ingin bahagia atau tidak. Dan begitu kita mengambil keputusan, maka kebahagiaan itu akan datang.
Dengan bersikap positif bukan berarti telah menjamin tercapainya suatu keberhasilan. Namun, bila sikap kita positif, setidak-tidaknya kita sudah berada di jalan menuju keberhasilan. Berhasil atau tidaknya kita nanti ditentukan oleh apa yang kita lakukan di sepanjang jalan yang kita lalui tersebut.
Meskipun kita memiliki tubuh yang sehat, tetapi jika kita tetap berkata-kata yang negatif bahwa kita tidak mampu, tidak berharga untuk menerima berkat Tuhan dan bahkan mengutuk diri kita bahwa kita layak mendapatkan hukuman karena masa lalu kita, akhirnya kita akan memiliki harga diri yang rendah dan tidak dapat berjalan sesuai dengan gambar yang Tuhan miliki tentang kita.
Apa yang kita isi ke dalam roh dan pikiran kita sangatlah penting karena itu menentukan apa yang keluar dari mulut kita. Jika kita mengisi roh dan pikiran kita dengan pikiran negatif, kita akan mengucapkan hal-hal negatif. Kita harus mengucapkan kata-kata berkat kepada diri kita dan kita akan memakan buah dari kata-kata kita.
Ketika kita mengucapkan kata-kata positif setiap hari, maka kita akan segera melihat gambar diri kita berubah menjadi lebih baik. Kita akan merasa lebih baik, lebih percaya diri, lebih ramah, dan menarik banyak orang yang berpikiran positif kepada kita. Kita juga harus mendengarnya berulang kali.

Cara Berpikir Positif di Tempat Kerja
Tak hanya berpikir dan bersikap posirif terhadap perilaku seseorang, anda juga harus berlaku hal yang sama terhadap situasi yang buruk atau negatif jika kondisi tersebut menyerang anda, siapkan rencana lain untuk menghindari pikiran negatif. Misalnya kondisi perusahaan tempat anda bekerja terkena resesi dan hampir bangkrut. Anda bisa langsung bertindak cepat dengan mencoba bekerja paruh waktu di sebuah perusahaan kosmetik. Meski ada rekan kerja yang mengejek anda, jangan pedulikan. Anda melakukan hal tersebut untuk mencegah rasa putus asa dan perasaan negatif yang mungkin timbul dengan keadaan perusahaan tempat anda bekerja yang semakin memburuk.
Dengan memiliki rencana lain, anda akan merasa memiliki pilihan. Jika anda perhatikan, orang-orang yang berpikir negatif adalah mereka yang merasa tidak punya pilihan dan tidak tahu mau kemana. Mereka merasa terhenti di situ. Jadi, setiap ada kondisi buruk menimpa anda, segeralah cari pengalaman baru yang bisa menimbulkan pikiran dan perasaan positif.
Tak ada yang salah dengan orang yang mencintai pekerjaannya. Mencintai pekerjaan justru akan membuat kerja anda menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Namun jangan sampai pekerjaan merenggut semua sisi kehidupan anda. Berikan waktu dengan kegiatan lain seperti melakukan hobby, berkumpul dengan keluarga atau teman-teman, atau kegiatan lain di luar pekerjaan.
Penelitian sudah membuktikan bahwa seseorang yang memiliki kehidupan yang seimbang antara karier dan keluarga atau hobby, akan lebih memiliki pikiran yang positif karena saat satu sisi kehidupan mereka tidak berjalan dengan baik, ia bisa menemukan keseimbangan lainnya, rasa percaya diri, harga diri, dan kesenangan dari sisi kehidupannya yang lain.
Jangan biarkan urusan pekerjaan menguasai hidup kita. Akan sangat menyedihkan jika di setiap saat dan setiap waktu, pikiran kita selalu tertuju pada pekerjaan. Jadi, setiap ada hal negatif di tempat kerja atau dimana pun, timbulkan perasaan positif tersebut agar anda tidak menjadi orang yang mudah putus asa.