Sabtu, 08 Juni 2013

TERKENANG AYAH & MESJID LEUBU

jarang, aku shalat di mesjid ini!
pantas juga
tiang-tiangnya enggan menyapa
mimbarnya leluasa menelanjangi muka!
"kau bukan pewaris mesjid kami!"
arrggghhhhhh......
perih dan pedih hatiku luka
tapi pada siapa ku tumpah-ruahkan
air mata ini?
aku sadar, aku sangat sadar!
tak seharusnya aku tinggalkan
mesjid tua!
shaf-shaf yang jadi saksi
perjalanan hidup masa kecil
mengaji dan mengkaji, disini!

sesekali aku shalat di mesjid ini
air mata luruh tak terasa
masih jelas terbayang
wajah teduh mengumbar kata,
dalam setiap kalimat khutbah!

sesekali aku shalat di mesjid ini!
ruang rindu terus menyapamu
aku sangat tak pantas
mewarisi mimbarmu, Ayah.......!!!

Leubu, 31 Mei 2013 karya mukhlis aminullah
(setelah shalat Jum'at di Mesjid Al Ikhlas Leubu--
dimana ayah saya menjadi Imuem Chiek 16 tahun)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar