Selasa, 28 Juli 2020

MENJENGUKKU

setelah bertahun-tahun
engkau pergi
barangkali malam ini berkenan
menjengukku sejenak
anakmu butuh nasehat
sudah lama sekali aku jadi yatim
dari ceramah-ceramahmu

barangkali malam ini berkenan
ayah menjadi khatib dalam mimpiku

Bireuen, 28 Juli 2020 mukhlis aminullah
(teringat dan rindu pada ayah)

HUJAN MALAM INI

tanpa basa basi
tanpa mendung, gerimis senyum bumi
padi sejahtera, bahagia petani
hujan malam ini, tertikam puisi
seperti dendam membunuh kemarau

Bireuen 28 Juli 2020 mukhlis aminullah

Senin, 27 Juli 2020

DOA UNTUK IBU BAPAK

pada malam yang kian menua
kukirim tetesan-tetesan doa
lafal Allahummaghfirlaha warhamha
untuk ibuku dan ibu mertua
lafal Allahummaghfirlahu warhamhu
untuk ayahku dan ayah mertua
dengan surat permohonan
tanpa cap, serta tanpa tanda tangan

Bireuen 27 Juli 2020 mukhlis aminullah

Minggu, 19 Juli 2020

PARA PENCARI TIRAM

perempuan-perempuan hebat 
pencari kerang dan tiram
separuh menyelam, basah
tak menghiraukan suaminya
sepanjang hari hanya duduk di pos ronda
para pencari tiram perempuan hebat
yang hanya kalah oleh asap rokok
para suami penganggur
para pencari kerang perempuan kuat
yang rela tinggalkan rumah
bekerja penuh tidak pernah libur

para pencari kerang dan tiram
sesungguhnya telah menikam
muka para lelaki yang tidak bermuka

Ujong Blang, 19 Juli 2020 Mukhlis Aminullah

PERKENALKAN

perkenalkan, nama saya proposal
saya ditulis oleh tangan-tangan cerdas
bukan oleh penulis lepas
pada media tak ada redakturnya
saya adalah proposal
bukan dari kalangan warga miskin
tapi dari penguasa serakah

perkenankan, kalau saya hadir
yang lain mohon minggir

Bireuen, 19 Juli 2020 Mukhlis Aminullah

TIBA-TIBA

tiba-tiba datang gerombolan harimau
membawa proposal
para kerbau tidak berani menolak
para sapi takut dipalak
kambing juga tak berontak
semua takut pada proposal
yang berbentuk harimau

Bireuen, 19 Juli 2020 Mukhlis Aminullah

Sabtu, 18 Juli 2020

WEWANGIAN

setelah dua puluh satu tahun
aku tak mungkin lupa
dimana kutaruh wangi malam
dan aroma pagi
karena setiap wewangian
adalah kamu, dik!

Dee Paya, 18 Juli 2020 Mukhlis Aminullah

Rabu, 15 Juli 2020

BANGSA PAPUA

senyum hangat dan muka cerah
memutarbalikkan semua kisah
ternyata rakyat Papua sangat ramah
bahkan terlalu ramah

Papua, Juni 2001 Mukhlis Aminullah