Rabu, 12 Januari 2022
KUYAKIN CINTA
Selasa, 10 November 2020
SEJARAH HUJAN
sejarah hujan dari rahim langit
setelah dikandung mega berhari-hari
kemudian berkembang menjadi mendung
kemudian gerimis
dan seterusnya, kadang menjadi derasnya hujan
catatan alam menjadi apa hujan itu kemudian
bagi tanaman, hujan adalah harapan
sejarahnya adalah melimpahnya hasil tanam
bagi matahari, hujan aalah keniscayaan
sejarahnya bisa menjadi kawan atau lawan
bagi pencinta, hujan adalah magnet rayuan
sejarahnya dicatat dengan perkawinan
bagi penyair, hujan adalah inspirasi
sejarahnya ditulis menjadi sajak dan puisi
sejarah hujan, kita punya catatan masing-masing
Bireuen, 10 November 2020 mukhlis aminullah
Minggu, 08 November 2020
RINDU ALMARHUMAH IBU
saat-saat seperti ini
kurindukan panggilan telefen
"jangan lupa pulang, besok iya, ajak anak-anak!"
seperti basa, sepasang ayam muda
jauh hari dipersiapkan ibuku
untuk kebersamaan Maulidur Rasul
dan, kami larut dalam kegembiraan
saat-sat seperti ini
rindu dendam hanya untukmu, ibu
Bireuen 8 November 2020 mukhlis aminullah
Senin, 02 November 2020
SYAIR BULAN NOVEMBER
setelah bulan Oktober kusemai dua syair kelahiran
bulan November kusemai satu syair kehilangan
tentang cinta kepada ayah-bunda
tentang rindu kepada ayah-bunda mertua
tentang kenangan saat masa kecil
tentang sanak famili yang berjauhan
tentang kampung halaman yang sudah asing
dan tentang semua hal yang tidak lagi jadi milikku
bulan November adalah bulan kerinduan
aku hanya bisa merindukan
tapi tak mampu lagi mendekap, memeluk
bahkan memiliki masa lalu
Bireuen 1 November 2020 Mukhlis Aminullah
Jumat, 30 Oktober 2020
PEPATAH TUA
pepatah tua tidak pernah tua
selalu bisa menasehati
menasehati sajak dan puisi
menasehati kisah dan cerita
menasehati Didong dan Saman
menasehati tanah dan tanaman
pepatah tua tidak pernah tua
kalaupun usia sudah tua
semangatnya selalu muda
Bireuen, Oktober 2020 Mukhlis Aminullah
Jumat, 28 Agustus 2020
PUISI TANPA NAMA
pengirim tanpa nama
kemudian, kamu duduk berhayal
ini dari siapa?
puisi tanpa nama
pengirim tanpa nama, kedua kalinya
kemudian, kamu termenung
beberapa nama dalam pikiranmu
ada si ganteng dari Medan
senyum ramah Uda dari Pariaman
ah, bukan, katamu kemudian
sampai basah sepucuk puisi
yang ketiga, juga tanpa nama
dan, ikrar kemudian lahir
akulah puisi tanpa nama itu:
pemuda tetanggamu
Banda Aceh, Januari 1995 mukhlis aminullah
PUISI BAHAGIA
bila seniman ditanya istrinya
"apa yang membuatmu bahagia, abang sayang?"
jawabnya tentu saja mudah
"menulis puisi-puisi bahagia kepadamu, sayang!"
dan segera saja air laut menjadi tenang
kutub utara mencair
dunia seperti tanpa Amerika dan Israel
adem, adem, adem, dan adem sekali
Bireuen, 28 Agustus 2020 mukhlis aminullah
DIPLOMASI MEJA MAKAN
tempat orang-orang membalas dendam pada kelelahan
kadang saja, makan juga tidak terkendalikan
meja makan adalah tempat menyatakan cinta
kepada pujaan dan kekasih hati
baik untuk cinta pertama kalinya
maupun cinta kedua kali, dan seterusnya
meja makan bagi sebagian orang
bisa menjadi ruang politik
keputusan mendukung si Ana dan si Anu
dan atau menjegal si Fulan dan si Fulen
diputuskan di meja makan, yang juga
meja politik
meja makan adalah tempat membiacarakan kebijakan
baik itu kebijakan yang populer
dan menguntungkan rakyat
maupun kebijakan-kebijakan yang menguntungkan kerabat
"Seseorang tidak akan bisa berpikir jernih, mencintai dengan tulus,
juga tidur nyenyak, bila perut kosong" kata Virginia Wolf, filsuf Amerika
betapa pentingnya meja makan
kecuali bagi si fakir dan si miskin
jangankan meja makan
sehari-hari saja susah dapat makan
barangkali, disebabkan oleh kebijakan-kebijakan
meja makan bagi kami adalah tempat berkumpul
membicarakan sekolah, membincangkan pendidikan
dan merancang masa depan
dan juga membicarakan cicilan meja makan
(yang masih terhutang)
Bireuen 24 Agustus 2020 mukhlis aminullah