Jumat, 30 Oktober 2020

PEPATAH TUA

pepatah tua tidak pernah tua
selalu bisa menasehati
menasehati sajak dan puisi
menasehati kisah dan cerita
menasehati Didong dan Saman
menasehati tanah dan tanaman
pepatah tua tidak pernah tua
kalaupun usia sudah tua
semangatnya selalu muda

Bireuen, Oktober 2020 Mukhlis Aminullah

 


Jumat, 28 Agustus 2020

PUISI TANPA NAMA

puisi tanpa nama
pengirim tanpa nama
kemudian, kamu duduk berhayal
ini dari siapa?

puisi tanpa nama
pengirim tanpa nama, kedua kalinya
kemudian, kamu termenung
beberapa nama dalam pikiranmu
ada si ganteng dari Medan
senyum ramah Uda dari Pariaman
ah, bukan, katamu kemudian

sampai basah sepucuk puisi
yang ketiga, juga tanpa nama
dan, ikrar kemudian lahir
akulah puisi tanpa nama itu:
pemuda tetanggamu

Banda Aceh, Januari 1995 mukhlis aminullah

PUISI BAHAGIA


bila seniman ditanya istrinya
"apa yang membuatmu bahagia, abang sayang?"

jawabnya tentu saja mudah
"menulis puisi-puisi bahagia kepadamu, sayang!"

dan segera saja air laut menjadi tenang
kutub utara mencair
dunia seperti tanpa Amerika dan Israel
adem, adem, adem, dan adem sekali

Bireuen, 28 Agustus 2020 mukhlis aminullah

DIPLOMASI MEJA MAKAN

meja makan adalah tempat makan
tempat orang-orang membalas dendam pada kelelahan
kadang saja, makan juga tidak terkendalikan

meja makan adalah tempat menyatakan cinta
kepada pujaan dan kekasih hati
baik untuk cinta pertama kalinya
maupun cinta kedua kali, dan seterusnya

meja makan bagi sebagian orang
bisa menjadi ruang politik
keputusan mendukung si Ana dan si Anu
dan atau menjegal si Fulan dan si Fulen
diputuskan di meja makan, yang juga
meja politik

meja makan adalah tempat membiacarakan kebijakan
baik itu kebijakan yang populer
dan menguntungkan rakyat
maupun kebijakan-kebijakan yang menguntungkan kerabat

"Seseorang tidak akan bisa berpikir jernih, mencintai dengan tulus,
juga tidur nyenyak, bila perut kosong" kata Virginia Wolf, filsuf Amerika

betapa pentingnya meja makan
kecuali bagi si fakir dan si miskin
jangankan meja makan
sehari-hari saja susah dapat makan
barangkali, disebabkan oleh kebijakan-kebijakan
meja makan bagi kami adalah tempat berkumpul
membicarakan sekolah, membincangkan pendidikan
dan merancang masa depan
dan juga membicarakan cicilan meja makan
(yang masih terhutang)

Bireuen 24 Agustus 2020 mukhlis aminullah

Sabtu, 15 Agustus 2020

PUISI SAMPAH

sampah
bisa diartikan sampah sebenarnya
dan bisa juga secara harfiah
berbicara tentang sampah bisa membuat resah
para koruptor bisa saja disebut sampah
sampah bagi keadilan, sampah bagi kejujuran
para wanita tuna susila, dan pelanggannya
sah saja disebut sebagai sampah
sampah bagi agama, sampah bagi moral
dan, sampah bagi kesusilaan
para penjahat dan pemerkosa adalah sampah
sampah bagi ketenangan, dan sampah bagi kenyamanan
para pemberontak sangat layak disebut sampah
sampah bagi persatuan, sampah bagi kesatuan
para penjajah adalah sampah
mereka adalah sampah bagi kemerdekaan
semua yang berlawanan dengan norma
adalah sampah
termasuk para politisi dan penguasa
yang mencari keuntungan dengan politisasi sampah

Takengon, 20  Januari 2014 mukhlis aminullah
(puisi ini saya tulis saat bertugas di Aceh Tengah, 2014)

Selasa, 28 Juli 2020

MENJENGUKKU

setelah bertahun-tahun
engkau pergi
barangkali malam ini berkenan
menjengukku sejenak
anakmu butuh nasehat
sudah lama sekali aku jadi yatim
dari ceramah-ceramahmu

barangkali malam ini berkenan
ayah menjadi khatib dalam mimpiku

Bireuen, 28 Juli 2020 mukhlis aminullah
(teringat dan rindu pada ayah)

HUJAN MALAM INI

tanpa basa basi
tanpa mendung, gerimis senyum bumi
padi sejahtera, bahagia petani
hujan malam ini, tertikam puisi
seperti dendam membunuh kemarau

Bireuen 28 Juli 2020 mukhlis aminullah

Senin, 27 Juli 2020

DOA UNTUK IBU BAPAK

pada malam yang kian menua
kukirim tetesan-tetesan doa
lafal Allahummaghfirlaha warhamha
untuk ibuku dan ibu mertua
lafal Allahummaghfirlahu warhamhu
untuk ayahku dan ayah mertua
dengan surat permohonan
tanpa cap, serta tanpa tanda tangan

Bireuen 27 Juli 2020 mukhlis aminullah