Jumat, 28 Agustus 2020

DIPLOMASI MEJA MAKAN

meja makan adalah tempat makan
tempat orang-orang membalas dendam pada kelelahan
kadang saja, makan juga tidak terkendalikan

meja makan adalah tempat menyatakan cinta
kepada pujaan dan kekasih hati
baik untuk cinta pertama kalinya
maupun cinta kedua kali, dan seterusnya

meja makan bagi sebagian orang
bisa menjadi ruang politik
keputusan mendukung si Ana dan si Anu
dan atau menjegal si Fulan dan si Fulen
diputuskan di meja makan, yang juga
meja politik

meja makan adalah tempat membiacarakan kebijakan
baik itu kebijakan yang populer
dan menguntungkan rakyat
maupun kebijakan-kebijakan yang menguntungkan kerabat

"Seseorang tidak akan bisa berpikir jernih, mencintai dengan tulus,
juga tidur nyenyak, bila perut kosong" kata Virginia Wolf, filsuf Amerika

betapa pentingnya meja makan
kecuali bagi si fakir dan si miskin
jangankan meja makan
sehari-hari saja susah dapat makan
barangkali, disebabkan oleh kebijakan-kebijakan
meja makan bagi kami adalah tempat berkumpul
membicarakan sekolah, membincangkan pendidikan
dan merancang masa depan
dan juga membicarakan cicilan meja makan
(yang masih terhutang)

Bireuen 24 Agustus 2020 mukhlis aminullah

Sabtu, 15 Agustus 2020

PUISI SAMPAH

sampah
bisa diartikan sampah sebenarnya
dan bisa juga secara harfiah
berbicara tentang sampah bisa membuat resah
para koruptor bisa saja disebut sampah
sampah bagi keadilan, sampah bagi kejujuran
para wanita tuna susila, dan pelanggannya
sah saja disebut sebagai sampah
sampah bagi agama, sampah bagi moral
dan, sampah bagi kesusilaan
para penjahat dan pemerkosa adalah sampah
sampah bagi ketenangan, dan sampah bagi kenyamanan
para pemberontak sangat layak disebut sampah
sampah bagi persatuan, sampah bagi kesatuan
para penjajah adalah sampah
mereka adalah sampah bagi kemerdekaan
semua yang berlawanan dengan norma
adalah sampah
termasuk para politisi dan penguasa
yang mencari keuntungan dengan politisasi sampah

Takengon, 20  Januari 2014 mukhlis aminullah
(puisi ini saya tulis saat bertugas di Aceh Tengah, 2014)

Selasa, 28 Juli 2020

MENJENGUKKU

setelah bertahun-tahun
engkau pergi
barangkali malam ini berkenan
menjengukku sejenak
anakmu butuh nasehat
sudah lama sekali aku jadi yatim
dari ceramah-ceramahmu

barangkali malam ini berkenan
ayah menjadi khatib dalam mimpiku

Bireuen, 28 Juli 2020 mukhlis aminullah
(teringat dan rindu pada ayah)

HUJAN MALAM INI

tanpa basa basi
tanpa mendung, gerimis senyum bumi
padi sejahtera, bahagia petani
hujan malam ini, tertikam puisi
seperti dendam membunuh kemarau

Bireuen 28 Juli 2020 mukhlis aminullah

Senin, 27 Juli 2020

DOA UNTUK IBU BAPAK

pada malam yang kian menua
kukirim tetesan-tetesan doa
lafal Allahummaghfirlaha warhamha
untuk ibuku dan ibu mertua
lafal Allahummaghfirlahu warhamhu
untuk ayahku dan ayah mertua
dengan surat permohonan
tanpa cap, serta tanpa tanda tangan

Bireuen 27 Juli 2020 mukhlis aminullah

Minggu, 19 Juli 2020

PARA PENCARI TIRAM

perempuan-perempuan hebat 
pencari kerang dan tiram
separuh menyelam, basah
tak menghiraukan suaminya
sepanjang hari hanya duduk di pos ronda
para pencari tiram perempuan hebat
yang hanya kalah oleh asap rokok
para suami penganggur
para pencari kerang perempuan kuat
yang rela tinggalkan rumah
bekerja penuh tidak pernah libur

para pencari kerang dan tiram
sesungguhnya telah menikam
muka para lelaki yang tidak bermuka

Ujong Blang, 19 Juli 2020 Mukhlis Aminullah

PERKENALKAN

perkenalkan, nama saya proposal
saya ditulis oleh tangan-tangan cerdas
bukan oleh penulis lepas
pada media tak ada redakturnya
saya adalah proposal
bukan dari kalangan warga miskin
tapi dari penguasa serakah

perkenankan, kalau saya hadir
yang lain mohon minggir

Bireuen, 19 Juli 2020 Mukhlis Aminullah

TIBA-TIBA

tiba-tiba datang gerombolan harimau
membawa proposal
para kerbau tidak berani menolak
para sapi takut dipalak
kambing juga tak berontak
semua takut pada proposal
yang berbentuk harimau

Bireuen, 19 Juli 2020 Mukhlis Aminullah