kepada tuan hakim yang mulia
haruskah kami rakyat jelata berduka, atau
haruskah kami bersorak sorai bergembira
ketika dua toga terhormat diam seribu bahasa
dua hakim tak berdaya, tiga lagi berjaya
ada apakah gerangan hai hakim yang mulia
haruskah kami curiga?
kami bukan pembela para koruptor
walaupun terpaksa tengah malam sepi
kami harus menulis pledoi ini
kepada tuan hakim yang mulia
bagaimana mungkin hukum jadi panglima
bila vonis pidana menurut selera anda
bukankah semua terdakwa sama haknya
apakah tuan hakim yang mulia punya nurani
menghukum maling 200 M 10 Tahun
menghukum terduga 1 M 16 Tahun
bagaimana mungkin wahai yang mulia?
putusan pidana seperti memilih Raja
suara terbanyak itulah pemenangnya
bagaimana mungkin semua kesaksian
tiada gunanya
haruskah semua pembelaan
ditumpahkan dalam tong sampah
kepada tuan hakim yang mulia
dimana keadilan yang kami cari?
haruskah kami rakyat jelata menggugat
kezhaliman anda dengan kesabaran?
ataukah kami harus turun ke jalan
menyumpah serapah kebiadaban
kepada tuan hakim yang mulia
kami juga anti korupsi seperti anda
tetapi tidak mengalahkan kejahatan
dengan super power kejahatan
kepada tuan hakim yang mulia
jangan katakan vonis pidana ini
adalah pesanan istana!
(kami yakin itu bukan pesanan)
Bireuen, 11 Desember 2013 mukhlis aminullah
Gugatan ini tidak semata-mata bermaksud membela LHI.
INDONESIA negeri aneh. Vonis Angelina Sondakh atau Angie yang dijerat 4
tahun (diperberat kasasi MA menjadi 14 tahun) di Pengadilan Tipikor
terkait korupsi Rp 30 miliar. Lalu vonis Nazaruddin 4 tahun terkait
korupsi Rp 37 miliar. Irjen Djoko Susilo divonis 10 tahun terkait
korupsi Rp 32 miliar. Selain itu, politikus Partai Amanat Nasional Wa
Ode Nurhayati yang divonis 6 tahun penjara karena suap sebesar Rp 6,25
miliar.
Sementara, vonis untuk LHI justru sangat janggal. Pasalnya
uang suap yang dituduhkan diberikan oleh Fathanah belum sama sekali
diterima oleh Luthfi, justru divonis 16 tahun & semua hartanya
disita untuk negara.
Saatnya Komisi Yudisial memeriksa Hakim
Tipikor, terutama yang 3 orang. Dua orang lagi Desenting Opinion
(pendapat berbeda---tdk sepakat menghukum LHI)
Selasa, 10 Desember 2013
PUISI TENTANG NEGERI KAMI
inilah Nanggroe kami
warisan endatu sangat Islami
nenek moyang kami Pahlawan
tak pernah kalah dalam perang
sejarah ditulis dengan tinta emas
penjajah kalah mengaku kalah
kami adalah Nanggroe
kami berdaulat atas syariat
kami merdeka atas peradaban
kami bebas dari kolonialism
kami adalah Nanggroe
yang menjunjung tinggi norma
kami membangun negeri
demokrasi tanpa korupsi
inilah Nanggroe kami
itulah proklamasi mimpi
yang pernah kami kumandangkan
di lembah Panton Peuerelak
kini
semua angan sudah tergadai
sungguh ironi!
syariat Islam hanya dalam Qanun
Nanggroe tidak bebas korupsi
penjajahan bukan dengan senjata
kami dijajah dengan media
demokrasi hanya mimpi
berbeda pendapat itu khianat
pemimpin mudah berjanji
dan mudah pula melupakan
(kecuali janji membangun kroni)
kini,
semua sungguh ironi!
aku malu
aku sungguh malu
(membaca lagi proklamasi mimpi terpaksa
kulakukan di kamar mandi, sendiri)
Bireuen, 9 Desember 2013 mukhlis aminullah
SEALAMAT MEMPERINGATI HARI ANTI KORUPSI
warisan endatu sangat Islami
nenek moyang kami Pahlawan
tak pernah kalah dalam perang
sejarah ditulis dengan tinta emas
penjajah kalah mengaku kalah
kami adalah Nanggroe
kami berdaulat atas syariat
kami merdeka atas peradaban
kami bebas dari kolonialism
kami adalah Nanggroe
yang menjunjung tinggi norma
kami membangun negeri
demokrasi tanpa korupsi
inilah Nanggroe kami
itulah proklamasi mimpi
yang pernah kami kumandangkan
di lembah Panton Peuerelak
kini
semua angan sudah tergadai
sungguh ironi!
syariat Islam hanya dalam Qanun
Nanggroe tidak bebas korupsi
penjajahan bukan dengan senjata
kami dijajah dengan media
demokrasi hanya mimpi
berbeda pendapat itu khianat
pemimpin mudah berjanji
dan mudah pula melupakan
(kecuali janji membangun kroni)
kini,
semua sungguh ironi!
aku malu
aku sungguh malu
(membaca lagi proklamasi mimpi terpaksa
kulakukan di kamar mandi, sendiri)
Bireuen, 9 Desember 2013 mukhlis aminullah
SEALAMAT MEMPERINGATI HARI ANTI KORUPSI
Senin, 09 Desember 2013
RINDU SUARAMU
semua terdiam
aku tak menemukan suaramu
yang biasanya menyapaku
aku rindu
datanglah sesekali
walau hanya dalam mimpi
Bireuen, 8 Desember 2013 mukhlis aminullah
aku tak menemukan suaramu
yang biasanya menyapaku
aku rindu
datanglah sesekali
walau hanya dalam mimpi
Bireuen, 8 Desember 2013 mukhlis aminullah
Selasa, 03 Desember 2013
MELAYANG
melayang bersama hujan
basah kuyup
ada yang tersenyum
lalui sepertiga malam
Bireuen, 3 Desember 2013 mukhlis aminullah
basah kuyup
ada yang tersenyum
lalui sepertiga malam
Bireuen, 3 Desember 2013 mukhlis aminullah
MEMAAFKAN
akulah kulit yang kau cubit
berkali-kali
dan sakit hati bukan lagi
jadi pemicu dendam
bilapun kau mencubit (lagi)
aku sudah memaafkannya
Bireuen, 2 Desember 2013 mukhlis aminullah
(Semoga Allah memaafkan orang-orang yang mendhalimi orang lain)
berkali-kali
dan sakit hati bukan lagi
jadi pemicu dendam
bilapun kau mencubit (lagi)
aku sudah memaafkannya
Bireuen, 2 Desember 2013 mukhlis aminullah
(Semoga Allah memaafkan orang-orang yang mendhalimi orang lain)
BERMIMPI MEMELUK MALAM
suasana sepi
bermimpi mendekap bulan
tersenyum sendiri
sesaat aku lupa ingatan
terbuai lalai
malampun mencium pagi
hmmm......hmmm
Bireuen, 3 Desember 2013 mukhlis aminullah
bermimpi mendekap bulan
tersenyum sendiri
sesaat aku lupa ingatan
terbuai lalai
malampun mencium pagi
hmmm......hmmm
Bireuen, 3 Desember 2013 mukhlis aminullah
Selasa, 26 November 2013
BERMIMPI TENTANG RAQIB & 'ATID
kami sembunyi di balik pekatnya malam
memandang ruh-ruh yang gentayangan
kesurupan dalam badan si pemangku maksiat
mereka terus saja menikmati malam
dalam hidup penuh kegelapan
biarkan kami mencatat diary ini
tentang semua dosa manusia durjana
yang suka menjual ayat-ayat agama
yang suka mengkonsumsi narkoba
yang suka memainkan perasaan wanita
yang sibuk korupsi uang negara
kami bersembunyi di balik gelapnya malam
melihat tingkah polah para penikmat dosa
mereka menghabiskan uangnya
dalam kobaran keringat di diskotek
bernyanyi ria dan berdansa hura-hura
kami mencatat dosa-dosa mereka
dosa mencuri harta negara
dosa menghabiskan uangnya di jalan neraka
kami bersembunyi disini di tempat sunyi
mencatat tingkah anak manusia
yang sibuk dengan dunia fana
bila waktu terlewati tanpa cahaya
rugilah kalian wahai penikmat dunia!
segeralah ke sajadahmu
agar kami segera bisa mengisi buku
tanpa catatan dosa
(aku berusaha berteriak tapi tak bisa bersuara
ternyata aku bermimpi tentang Raqib dan 'Atid
yang sedang menulis dosa-dosaku)
Bireuen, 26 November 2013 mukhlis aminullah
(ini hanya catatan imajiner tentang kisah dosa anak manusia, mohon maaf kalau ini salah!)
memandang ruh-ruh yang gentayangan
kesurupan dalam badan si pemangku maksiat
mereka terus saja menikmati malam
dalam hidup penuh kegelapan
biarkan kami mencatat diary ini
tentang semua dosa manusia durjana
yang suka menjual ayat-ayat agama
yang suka mengkonsumsi narkoba
yang suka memainkan perasaan wanita
yang sibuk korupsi uang negara
kami bersembunyi di balik gelapnya malam
melihat tingkah polah para penikmat dosa
mereka menghabiskan uangnya
dalam kobaran keringat di diskotek
bernyanyi ria dan berdansa hura-hura
kami mencatat dosa-dosa mereka
dosa mencuri harta negara
dosa menghabiskan uangnya di jalan neraka
kami bersembunyi disini di tempat sunyi
mencatat tingkah anak manusia
yang sibuk dengan dunia fana
bila waktu terlewati tanpa cahaya
rugilah kalian wahai penikmat dunia!
segeralah ke sajadahmu
agar kami segera bisa mengisi buku
tanpa catatan dosa
(aku berusaha berteriak tapi tak bisa bersuara
ternyata aku bermimpi tentang Raqib dan 'Atid
yang sedang menulis dosa-dosaku)
Bireuen, 26 November 2013 mukhlis aminullah
(ini hanya catatan imajiner tentang kisah dosa anak manusia, mohon maaf kalau ini salah!)
DUNIA MELALAIKAN
langit di kotaku mulai gelap
siang segera mencumbui malam
anak manusia masih sibuk
ternyata dunia melalaikan
apa jawaban ketika dalam kubur
ditanyakan waktumu kemana
kau gunakan...?
mari kita persiapkan jawaban!
masing-masing
agar gelap mendung dosa cukup
di dunia saja
menuju akhirat bersih dari dosa
Bireuen, 26 November 2013 mukhlis aminullah
siang segera mencumbui malam
anak manusia masih sibuk
ternyata dunia melalaikan
apa jawaban ketika dalam kubur
ditanyakan waktumu kemana
kau gunakan...?
mari kita persiapkan jawaban!
masing-masing
agar gelap mendung dosa cukup
di dunia saja
menuju akhirat bersih dari dosa
Bireuen, 26 November 2013 mukhlis aminullah
Langganan:
Postingan (Atom)